Rabu, 26 Mei 2010
SMKN 1 MENDAWAI MENDULANG HARAPAN
SMK Negeri 1 Mendawai sebuah sekolah yang relatif masih muda dengan usia 3 tahun dari mulai pembangunan gedung pertama. Sebuah lembaga pendidikan yang dibangun ditengah kondisi masyarakat yang sangat sederhana dengan akses jauh dari ibu kota kabupaten Katingan. Segala urusan yang berhubungan dengan masalah teknis pendidikan harus dilakukan ke Kasongan sebagai ibu kota Kabupaten dengan perjalan sungai dan darat lebih kurang 6 jam, sebab dari Mendawai menggunakan Klotok selama 4 jam ke kota Sampit dan seterusnya perjalanan darat dari Sampit ke Kasongan. Akses yang begitu jauh menyebabkan segala urusan sangat mustahil untuk selesai dalam 1 hari atau 2 hari. Segala urusan yang berhubungan dengan masalah kedinasan akan memakan waktu 1 minggu (6 hari).
Minggu, 28 Maret 2010
MENGAPA HARUS DIPERMUDAH
Ada pepatah jika kita berurusan dengan pejabat di negeri ini akan menemukan beberapa kesulitan karena birokasi yang panjang. Juga ada jika kita kehilangan jarum lapor kepada polisi maka kita akan kehilangan linggis. Ada juga jika surat-surat keperluan kita tidak lengkap akan sulit berurusan tetapi yang paling sulit adalah melengkapi surat-surat itu sendiri. Sesuatu yang sangat ironis memang sudah terjadi di negeri ini yang katanya dulu sangat indah ibarat ratna mutu manikam, mutiara dari Timur sekarang sebuah negeri yang suram dengan banyak julukan yaitu negara dengan sejuta undang-undang, banyak peraturan, banyak pengasa jadi raja dan demang, orang yang dipercaya memegang jabatan menjadi penjajah bagi bawahannya.
Hal yang sangat biasa dan lumrah jika ada urusan di negeri ini tidak pernah selesai dalam satu hari. Para pemegang birokrasi hukum akan mencaricelah bagaimana rumitnya jika urusan dengan hukum. Para borikrasi pendidikan akan membuat sedemikian rupa agar pendidikan juga sulit ditempuh oleh beberapa orang dan hanya diberikan kepada orang tertentu saja. Begitu banyak ketimpangan yang dibuat manusia dinegeri ini. Ini sekedar basa basi yang kadang nyata langsung kita temui dan kita alami sendiri. Indonesia adalah negara kesatuan yang begitu harum ke manca negara dengan politik mercusuar yang harum keluar tetapi bau di dalam. Mentalitas sebagian besar bangsa ini masih terpuruk jauh dan selalu memandang negara lain lebih maju, lebih baik, dan lebih layak untukdicontoh peraturannya. Jika ini dibiarkan bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang plagiat.
PT. PLN adalah satu-satu perusahaan yang mengelola listrik dan memasarkan listrik di Indonesia ini. Ia tidak memiliki saingan dan menjadi perusahaan monopoli bidang keliatrikan. Adalah wajar sebagai prusahaan yang tidak ada saingan tidak memberi pelayanan yang layak kepada publik sebab tidak akan berpengaruh apa. Segala sesuatu peraturan tidak pernah dikonformasi kepada pelanggan. Pelanggan listrik adalah psien PT. PLN yang mengemis listrik kepadaNya, sehingga dengan semena PT PLN bisa saja membaut peraturan.
Hal yang sangat biasa dan lumrah jika ada urusan di negeri ini tidak pernah selesai dalam satu hari. Para pemegang birokrasi hukum akan mencaricelah bagaimana rumitnya jika urusan dengan hukum. Para borikrasi pendidikan akan membuat sedemikian rupa agar pendidikan juga sulit ditempuh oleh beberapa orang dan hanya diberikan kepada orang tertentu saja. Begitu banyak ketimpangan yang dibuat manusia dinegeri ini. Ini sekedar basa basi yang kadang nyata langsung kita temui dan kita alami sendiri. Indonesia adalah negara kesatuan yang begitu harum ke manca negara dengan politik mercusuar yang harum keluar tetapi bau di dalam. Mentalitas sebagian besar bangsa ini masih terpuruk jauh dan selalu memandang negara lain lebih maju, lebih baik, dan lebih layak untukdicontoh peraturannya. Jika ini dibiarkan bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang plagiat.
PT. PLN adalah satu-satu perusahaan yang mengelola listrik dan memasarkan listrik di Indonesia ini. Ia tidak memiliki saingan dan menjadi perusahaan monopoli bidang keliatrikan. Adalah wajar sebagai prusahaan yang tidak ada saingan tidak memberi pelayanan yang layak kepada publik sebab tidak akan berpengaruh apa. Segala sesuatu peraturan tidak pernah dikonformasi kepada pelanggan. Pelanggan listrik adalah psien PT. PLN yang mengemis listrik kepadaNya, sehingga dengan semena PT PLN bisa saja membaut peraturan.
Jumat, 12 Februari 2010
N K R I
Bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala cukup menghidupimu.
Tiada badai tiada topan kau temui, ikan dan udang menghampiri dirimu.
Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Mau kemana Indonesia ini dibawa pada tahun-tahun mendatang, sementara keadaan memang sedang krisis mental.
Tiada badai tiada topan kau temui, ikan dan udang menghampiri dirimu.
Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Masih ingat penggalan syair lagu kolam susu yang dilantunkan oleh group band legendaris Koes Ploes sekitar tahun 70 an, waktu itu saya masih duduk di Sekolah Dasar. Tersirat makna kekayaan negeri dan kedamaian negeri ini yang tergabung dari kesatuan pulau-pulai dari Sabang sampai Merauke yang disebut dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Indahnya kesatuan negeri dan kekayaan alamnya yang secara turun temurun telah mewariskan suatu tatanan kehidupan dengan ciri khas gotong royong, sebagai gambaran bentuk kesatuan dan persatuan. Nilai-nilai kesatuan dan persatuan perlu dipertahankan demi keutuhan negeri ini yang termaktub dalam makna Bhinneka Tunggal Ika. Keindahan kenangan sebagaimana dilantunkan oleh Koes Ploes tersebut memang masa lalu, tapi itu bisa jadi cermin bagaimana keindahan negeri ini dimanca negara.
Banyak orang mengagumi keindahan Indonesia sebagai ratna mutu manikam yang menyimpan berbagai kekayaan alam dan budaya. Beberapa perbedaan yang terjadi menjadi ciri khas yang terdiri dari pulau dan suku bangsa (etnis). Indonesia yang indah, Indonesia yang makmur, Indonesia yang kita cintai, masa depan Indonesia tergantung dari kita wahai anak negeri yang berniat memajukan bangsa ini.
Perubahan iklim politik dan wawasan berfikir yang semakin maju membawa bangsa ini mampu bersaing dengan bangsa lain dimasa mendatang. Berbagai kemajuan telah dicapai terutama dalam memerangi gangguan-gangguan yang dapat menjadikan negeri ini terpuruk. Berbagai upaya dalam memerangi penyakit yang mengganggu hal tersebut, menimbulkan pro dan kontra karena ada pihak-pihak yang merasa terusik ketidak benarannya. Indonesia adalah negara kesatuan artinya negara yang terbentuk dari berbagai tatanan budaya, suku bangsa, dan agama serta kepercayaan. Semuanya berjalan seiring sejalan meskipun gesekan pernah terjadi dan itu hanya merupakan irama kehidupan sebagai suatu keluarga yang besar.
Sejarah perjalanan untuk menjadi sebuah bangsa yang besar menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kemajuan negeri ini. Potensi alam yang makmur dan subur perlu dimanfaatkan secara maksimal agar mampu menopang kehidupan dan kemakmuran bangsa ini. Tapi sayang masih ada beberapa kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dibesarkan sebab itu akan teratasi dengan sendiri.
Masalah yang pertama adalah Indonesia ini negara agraris artinya negara yang berpotensi untuk bidang pertanian, laut, dan hutan. Hasil pertanian dapat melimpah dengan pengelolaan yang baik dan profesional, proses pembangunan fisik yang tidak dibarengi dengan pencetakan sawah-sawah baru menjadikan bangsa ini pernah mengalami krisis pangan. Masalahnya adalah begaimana mengoptimalkan lahan pertanian ditengah pembangunan yang harus dilaksanakan. Pertambahan penduduk mau tidak mau dan tidak bisa dihindari sama sekali.
Mau kemana Indonesia ini dibawa pada tahun-tahun mendatang, sementara keadaan memang sedang krisis mental.
Langganan:
Postingan (Atom)