Tiada badai tiada topan kau temui, ikan dan udang menghampiri dirimu.
Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Masih ingat penggalan syair lagu kolam susu yang dilantunkan oleh group band legendaris Koes Ploes sekitar tahun 70 an, waktu itu saya masih duduk di Sekolah Dasar. Tersirat makna kekayaan negeri dan kedamaian negeri ini yang tergabung dari kesatuan pulau-pulai dari Sabang sampai Merauke yang disebut dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Indahnya kesatuan negeri dan kekayaan alamnya yang secara turun temurun telah mewariskan suatu tatanan kehidupan dengan ciri khas gotong royong, sebagai gambaran bentuk kesatuan dan persatuan. Nilai-nilai kesatuan dan persatuan perlu dipertahankan demi keutuhan negeri ini yang termaktub dalam makna Bhinneka Tunggal Ika. Keindahan kenangan sebagaimana dilantunkan oleh Koes Ploes tersebut memang masa lalu, tapi itu bisa jadi cermin bagaimana keindahan negeri ini dimanca negara.
Banyak orang mengagumi keindahan Indonesia sebagai ratna mutu manikam yang menyimpan berbagai kekayaan alam dan budaya. Beberapa perbedaan yang terjadi menjadi ciri khas yang terdiri dari pulau dan suku bangsa (etnis). Indonesia yang indah, Indonesia yang makmur, Indonesia yang kita cintai, masa depan Indonesia tergantung dari kita wahai anak negeri yang berniat memajukan bangsa ini.
Perubahan iklim politik dan wawasan berfikir yang semakin maju membawa bangsa ini mampu bersaing dengan bangsa lain dimasa mendatang. Berbagai kemajuan telah dicapai terutama dalam memerangi gangguan-gangguan yang dapat menjadikan negeri ini terpuruk. Berbagai upaya dalam memerangi penyakit yang mengganggu hal tersebut, menimbulkan pro dan kontra karena ada pihak-pihak yang merasa terusik ketidak benarannya. Indonesia adalah negara kesatuan artinya negara yang terbentuk dari berbagai tatanan budaya, suku bangsa, dan agama serta kepercayaan. Semuanya berjalan seiring sejalan meskipun gesekan pernah terjadi dan itu hanya merupakan irama kehidupan sebagai suatu keluarga yang besar.
Sejarah perjalanan untuk menjadi sebuah bangsa yang besar menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kemajuan negeri ini. Potensi alam yang makmur dan subur perlu dimanfaatkan secara maksimal agar mampu menopang kehidupan dan kemakmuran bangsa ini. Tapi sayang masih ada beberapa kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dibesarkan sebab itu akan teratasi dengan sendiri.
Masalah yang pertama adalah Indonesia ini negara agraris artinya negara yang berpotensi untuk bidang pertanian, laut, dan hutan. Hasil pertanian dapat melimpah dengan pengelolaan yang baik dan profesional, proses pembangunan fisik yang tidak dibarengi dengan pencetakan sawah-sawah baru menjadikan bangsa ini pernah mengalami krisis pangan. Masalahnya adalah begaimana mengoptimalkan lahan pertanian ditengah pembangunan yang harus dilaksanakan. Pertambahan penduduk mau tidak mau dan tidak bisa dihindari sama sekali.
Mau kemana Indonesia ini dibawa pada tahun-tahun mendatang, sementara keadaan memang sedang krisis mental.